Hukum Musik Dan Nyanyian Dalam Islam

Hukum Musik Dan Nyanyian Dalam Islam

Hukum Musik Dan Nyanyian Dalam Islam – assalamualaikum wr.wb

Hukum Musik Dan Nyanyian Dalam Islam

Malem temen-temen yang insyaallah dimuliakan oleh allah SWT, postingan kali ini lanjut lagi nih. Untuk yang ini kita akan membahas hukum musik dan nyanyian dalam islam. Pasti kalian sering yah diingetin ma orang kalo musik itu haram, tapi ada juga yang memperbolehkan music selama tidak melanggar aturan yang sudah ditetapkan. Banyak yang masih beradu argument tentang hal ini, nah langsung saja admin jelaskan beberapa golongan yang menghalalkan music dan golongan yang mengharamkan music.

1. GOLONGAN YANG MENGHARAMKAN MUSIK

Golongan ini melarang music dan nyanyian secara mutlak baik di iringi alat music ataupun tidak. Pendapat ini dipegang oleh ulama ulama hijaz misalnya bin baaz shalig bin fauzan al –fauzan, dan utsaimin. Sedangkan maxhab maliki, syafi’I, dan sebagian hambali berpendapat bahwa nyanyian dan music hukumnya adalah makruh. Apa bila mendengarnya dari wanita asing ( bukan makhram ) maka makin makruh. Berdasarkan imam maliki mendengarkan nyanyian itu merusak muru’ah, adapun menurut imam syafi’I karena mengandung lahwu, dan imam ahmad mengomentari lewat ungkapanya “ saya tidak menggemari nyanyian sebab melahirkan kemunafikan pada hati.”

2. GOLONGAN YANG MENGHALALKAN MUSIK

Jumhur ulama sepakat memperbolehkan nyanyian (nasyid) melalui syair yang mengajak taat, nyanyian yang baik, menggugah perkara mubah dan kepahlawanan, dan sholawat kepada nabi SAW. Ulama juga telah sepakat bahwa nyanyian yang haram adalah nyanyian yang mengandung syair kotor, jorok, dan cabul. Seperti perkataan yang secara umum yang kotor dan jorok diharamkan dalam islam.
Adapun ulama yang menghalalkan nyanyian dan music, seperti yang telah dijelaskan oleh imam An-Nahawi yang mencantumkan nama nama para sahabat diantaranya : Saad bin Abi Waqqash, Bilal bin Rabbah, Al-Bura’ bin Malik, Abdullah bin Al-Arqam, ‘Umar, ‘Utsman, ‘Abd-ur-Rahman bin ‘Auf, Abu ‘Ubaidah Al-Jarrah, Usamah bin Zaid, Hamzah bin ‘Umar, Abdullah bin ‘Umar, Qurrazhah bin Bakkar, Khawwat bin Jubair, Rabah Al-Mu’tarif, Aisyah binti Abu Bakar, Ar-Rabi’,Al-Mughirah bin Syu’bah, ‘Amru bin Al-Ash, dan masih banyak lagi di kalangan sahabat.

Yah udah dipenghujung artikel aja nih, sebelum admin tutup admin mau memberikan info bahwa manhijrah.com adalah tempat jual celana sirwal yang terjamin kualitasnya. Jadi untuk para ikhwan yang ingin membeli celana sirwal maka bisa berkunjung di manhijrah.com. demikian admin akhiri

Assalamualikum wr.wb

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *